Marketing di search engine sering disebut sebagai inbound marketing, karena kita menunggu didatangi. Cara terbaik adalah berada di tempat strategis agar mudah ditemukan oleh calon pelanggan. Dalam konteks ini, tempat stragetisnya adalah halaman pertama Google. Salah satu bisnis yang akan saya review kali ini adalah bisnis paket wisata jogja.

 

Jogja adalah destinasi wisata terkenal di Indonesia, berdasar data kota ini menjadi tujuan paling favorit kedua setelah bali. Mudah sih sebenarnya untuk menentukan tingkat popularitas suatu kota dilihat dari obyek wisatanya. Karena kita punya data yang disimpan di Google, yaitu data jumlah pencarian berkaitan dengan obyek wisata. Kalau di liat dari volume, maka pencariannya terbilang banyak, dan trend nya terus naik. Dalam ranah nyata, ini terjadi karena memang di Jogja banyak tempat wisata alam menarik yang didukung oleh publikasi yang intens, baik dari pemerintah maupun swasta. Swasta dalam hal ini, biasanya adalah media independen, semisal acara televisi.

Ada gula ada semut, jika bisnis prospek dimarketingkan di Google, maka akan banyak pengiklan. Liat aja di Google dengan pencarian paket wisata jogja, jumlah pengiklannya berjibun bukan. Walaupun pada dasarnya akan mudah menemukan iklan paket wisata di tempat / kota lain, dalam negeri maupun luar negeri.

Promo dan diskon banyak ditawarkan, mengingat banyak persaingan, ada gula ada semut kan. Hotel hotel di Jogja banyak yang baru, benar – benar baru dibangun. Artinya, tingkat okupasi tinggi karena banyak wisatawan yang datang. Tidak mungkin hotel banyak berdiri, banyak yang baru, jika tingkat okupasi rendah. Ada penawaran dan permintaan bukan.

Yang Kemudian menjadi menarik adalah terjadinya persaingan yang ketat antar penyedia layanan jasa paket wisata jogja di Google Search. Alami, karena memang ada gula ada semut. Harapannya semua bersaing sehat, memberikan pelayanan yang terbaik, tentu untuk menjadi image Jogja sebagai kota yang ramah, dengan penduduk yang ramah pula. Pada akhirnya adalah bisa meningkatkan kesejahteran masyarakat di Jogja, terutama masyarakat yang berhubungan secara langsung dengan obyek – obyek wisata di jogja.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *